Tentang Saya

Perkenalkan nama saya, Dyah Ayu Ambarwati. Biasa dipanggil Dyah atau Didi. Tapi, kalau kalian panggil saya Ayu atau Ambar, saya juga ga keberatan, hehehhehe.. Saya lahir di Jakarta. Tapi, saya besar di Bekasi karena saya bersekolah dari TK hingga SMU.

Selain itu, saya juga tumbuh di Yogyakarta. Saya diterima sebagai mahasiswi Fakultas Hukum UGM dan mengambil konsentrasi Hukum Internasional untuk dijadikan skripsi. Selanjutnya, saya juga mengambil program Magister Hukum Bisnis di UGM dan mengambil topik Hukum Investasi untuk dijadikan tesis.

Saya juga pernah mencicipi hidup di salah satu state di Australia selama 1 tahun, yaitu Melbourne. Saya diterima sebagai mahasiswi Law School di The Melbourne University, atau UniMelb melalui beasiswa Australian Awards Scholarship (AAS). Saya mengambil lima mata kuliah hukum pajak internasional. Tidak hanya itu, saya juga mengambil tiga mata kuliah lainnya, yaitu hukum bisnis, hukum energi, dan fundamental common law.

Terkait dengan pekerjaan, saya pernah bekerja sebagai staf hukum di beberapa perusahaan. Selain itu, saya juga punya pengalaman sebagai dosen baik di PTN maupun di PTS. Sekarang, saya memulai pekerjaan saya sebagai konsultan pajak di salah satu kantor konsultan pajak di Jakarta yang memiliki prinsipal di luar negeri (silahkan tebak sendiri, wkwkkk).

 

 

Advertisements

15 thoughts on “Tentang Saya

      • Semua hal yang terkait dengan jurusan Seni, bikin2 video, fotography, olahraga, maen sgala jenis alat musik..awalnya saya kira yang saya gemari ini hanya sekedar hoby, dan saya msih mencari hal2 baru lainnya sprti bidang hukum ini,namun smpe smstr terakhir saya msih blum nyaman dengan bidang keilmuan ini. selama menjalani masa kuliah sebenarnya saya stress dengan bidang yg saya geluti, mata kuliah yang susah untuk dipahami, tugas tugas, ujian..pokoknya ngebathin dah tapi waktu itu saya berpikir positif aja klo ini msih tahap penyesuaian, dan tampaknya harapan sya tidak kunjung datang..hingga smstr terakhir saya masih tertekan ditambah lagi sama skripsi …X.X

      • Oh,gitu..Ngerti kok apa yg dirasakan mas.
        Singkat cerita ya,saya dulu pernah adu mulut dengan ayah saya ketika saya lulus SMU disaat saya ingin memilih Sastra Inggris untuk pilihan studi saya.
        Itu adu mulut terbesar yang saya lakukan sampai saat ini. Well, ayah saya bilang mau jadi apa lulusan Sastra?
        Tapi kemudian, saya mikir. Restu ortu itu restu Tuhan. Kemudian saya cari ilmu yang hampir mendekati sastra (menurut saya). Saya nggak suka hitungan (ekonomi, itu pilihan ibu saya) dan saya nggak suka mempelajari orang (Psikologi, itu pilihan ayah saya).
        Akhirnya, saya pilih Hukum karena saya lihat dua om saya lulusan FHUGM dan mereka sukses di bidangnya. Dari situ saya pikir, kenapa saya nggak coba Hukum?
        Toh ketika saya suka Sastra Inggris karena ada bahasa Inggrisnya, Hukum juga menawarkan bahasa Inggris sebagai alatnya kok, yaitu Hukum Internasional. Ternyata, ayah saya setuju saya pilih Hukum dan passion saya atas Bahasa Inggris bisa terpuaskan di Hukum Internasional.

        Nah,kalau mas suka dengan yang berbau seni, kenapa mas nggak angkat tentang HKI (Hak Kekayaan atas Intelektual) sebagai skripsi? Mas bisa eskplor tentang video, fotografi, musik. Kan sudah ada Undang-Undang tentang Hak Cipta. Kalau senang dengan desain, kan ada Undang-Undang tentang Desain Industri. Jadi, mas bisa angkat dari lirik sebuah lagu yang kemudian ada dugaan sengketanya atau penerapan pengaturan musik tersebut dengan UU..
        Semoga bisa mencerahkan ya πŸ˜€

  1. iya saya setuju dengan mba klo suara orang tua itu suara Tuhan, maka dari itu saya menyanggupi keinginan orang tua untuk mengambil bidang hukum cuma ya saya blum bisa mewujudkan keinginan orang tua saya untuk melihat anaknya menjadi “ahli hukum ” -_- ,krena kebodohan saya mba..hehehe…
    wahhh solusinya sangat membantu knapa ya ku pikirkan dri dulu…cuma harus memulai dari awal lagi soalnya mata kuliah HAKI ini di kampus saya merupakan mata kuliah pilihan dan saya ga ambil -_-…mungkin untuk kedepanya saya akan mencoba saran dari mba..terima kasih banyak mba..sungguh mencerahkan πŸ˜€

  2. Mbk Diah/Ayu, Maaf sebelumnya. Buku buku apa saja yang di pegang mbak Diah selama mempelajari Hukum Bisnis dan dari karangan siapa saja. Saya sedang butuh banyak Referensi untuk tulisan sy.
    Terimkasih sebelumnya.
    Saya harap balasanya @hamdanhdt (twtr)

    • Kalau buku saya pakai macam-macam mas dan biasanya saya pakai buku-buku yang ada di perpus πŸ™‚
      Favorit saya sih Munir Fuady ya,mas. Tapi sisanya ya pakai yang ada di perpus saja.
      Saya rasa hampir semua buku Hukum Bisnis bisa dipakai kok mas, ditambah dengan jurnal atau artikel πŸ™‚
      Semoga bermanfaat ya,mas.

Leave a Reply to f.adi nugraha Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s