0

Pajak: Tobin Tax

Post kali ini, ak pengen coba cerita tentang pajak pertukaran mata uang asing. Atau yang dikenal dengan Tobin Tax. Ak pun awalnya juga nggak tahu sih gimana cara pemajakannya, tapi ak coba baca pelan2 dari beberapa sumber. Hasilnya, mudah-mudahan bisa mencerahkan. Kalau ada saran dan masukan, ak terima sekali, secara ak jg masih newbie sama hal-hal kayak beginian 😊

Oke, let’s start….

Tobin tax itu jenis pajak yang namanya diambil dari peraih nobel berkebangsaan AS yang bernama James Tobin. Doi berpendapat bahwa pertukaran mata uang asing harus dikenakan pajak agar mengurangi tujuan spekulasi. Ya, maklum menurut Biddlel dan Grant (1994), tobin tax ini dikenakan untuk aliran uang “panas” yang dilakukan dalam jangka waktu pendek oleh orang pribadi atau badan (perusahaan).

*Selanjutnya, kenapa sih ada tobin tax?

Kalau menurut opiniku yaa, tobin tax ada karena kegiatan pertukaran mata uang asing itu ga bisa dipisahkan dengan transaksi keuangan yang mencakup instrumen keuangan. Salah satunya instrumen keuangan, yaitu instrumen keuangan di pasar modal, seperti saham atau obligasi. Nah, ide pertukaran mata uang asing berkembang hingga mencakup pemajakan kepada semua jenis saham, obligasi, dan produk keuangan sejenis yang transaksinya lintas negara.

*Terus apa yang bisa dipetik dari tobin tax?

Ini balik lagi ke opiniku yaaa, wkwkwkkk…

Pertama, tobin tax bisa bantu institusi keuangan untuk dapar dana segar yang bertindak sebagai pengambil risiko yang meminjamkan kredit kepada debitur (Michalos, 1997). Hal tersebut dikarenakan dua hal. Kesatu, setiap transaksi yang dilakuin oleh pembeli pembelian saham, obligasi, dan instrumen keuangan sejenis bakal dikenakan pajak. Kedua, nilai saham, obligasi, dan instrumen keuangan fluktuatif. Jadi, lembaga keuangan bisa merasa aman lah kalau sewaktu-waktu harga saham jeblok karena udah ada dana segar dari pajak itu.

Kedua, tobin tax dapat menjaga stabilitas pasar keuangan. Hal itu disebabkan tobin tax punya karakter yang sama dengan transaksi keuangan yang dikenakan pajak (financial transaction tax (FTT)). Spekulan akan menanggung pajak yang cukup besar ketika ia membeli atau menjual instrumen keuangan dalam jumlah yang dalam jumlah yang besar meskipun tarif FTT kecil (Schulmeister, 2012). Kalau tobin tax ini, tarifnya berkisar 0,1% hingga 0,5% untuk seluruh instrumen transaksi keuangan (Kasa, 1999). Kalau spekulan beli saham atau obligasi dalam jumlah banyak ya doi bakal bayar pajak yang besar juga, kan?

Ketiga, beban tobin tax akan berjumlah tinggi hanya bagi perdagangan yang jumlah transaksi instrumen keuangannya tinggi. Penyebabnya, yaitu tidak tertutup kemungkinan dasar pengenaan pajak (DPP) tobin tax menggunakan DPP FTT. Adapun DPP FTT, yaitu total nilai yang disetujui di atas kontrak di mana jumlah nilai tersebut ditetapkan untuk masa yang akan datang (notional value) (Coulter, Mayer, dan Vickers, 2014). Oleh karena itu, orang pribadi atau perusahaan akan menanggung beban tobin tax seiring dengan besarnya jumlah transaksi perdagangan instrumen keuangan (Kasa, 1999).

Keempat, tobin tax dapat berfungsi sebagai sumber penerimaan negara. Salah satu negara yang dapat menjadi contoh, yaitu Italia. Italia menerapkan tobin tax tidak karena menghadapi tarif pertukaran mata uang asing yang tidak stabil pada tahun 2013. Akan tetapi, ia menghadapi krisis utang, kompetisi perdagangan yang tidak stabil, dan lemahnya sektor perbankan (Kagan, 2018). Oleh karena itu, ketika telah diterapkan tobin tax, pemerintah Italia dapat memperoleh peningkatan penerimaan dan menurunkan tingkat kegiatan spekulasi di pasar keuangannya.

 

Oke deeh, itu analisis sederhanaku.  Ak tunggu saran dan masukannya yaaa… As I said above, ak masih newbie banget soal ini, wkwkwkkkkk….

Cheers

Advertisements
0

Thanks to all, my readers

Assalamualaikum adik-adikku yang semangat belajarnya terus adaa….

Aku mau ucapkan terima kasih sekali buat kalian yang sangat mengapresiasi blog ku lewat post judul skripsi hukum bisnis dan judul skripsi hukum internasional. Terima kasih sekali ya sudah mau bertanya sejak tahun 2015 dan tak berhenti hingga tahun 2019. Aku terharu sekali membacanya.

Namun, maaf sekali kl ak baru bisa membacanya satu persatu per hari ini (tgl 21 Februari 2019) dan ndak bisa membalas kegelisahan dan kebingungan kalian saat itu. I really wish you best of luck. Lancar ngerjain skripsinya, dapat nilai yang paling baik, dan bisa lulus cum laude. Aaamiiiin…

Alasanku saya tidak membalas pertanyaan2 kalian semuanya karena saya kehabisan banyak waktu untuk sekolah di Australia. Jadinya, saya fokus persiapan belajar di sana terus lanjut belajar sejak pertengahan tahun 2015 dan baru lulus tahun 2017. Selain itu, saya juga lupa parah sama passwordnya dan punya banyak kegiatan 😦 Jadi ak baru bisa  akses blog sekarang. Tapi, Insya Allah, per akhir bulan ini, saya coba bantu kalian yaa. Meski demikian, ak punya beberapa catatan:

  1. Ak bukan penyedia jasa pembuatan skripsi yaa. Jadi nggak menyiapkan data-data ya dan kalian hanya bs diskusi informal saja sama aku.
  2. Terkait diskusi, ak coba bantu untuk kasih saran ide-ide besarnya saja. Jadi, kalau tanya soal judul skripsi ya ak ga bisa bantu. Tapi, kalau kalian sdh menemukan kalian mau buat judul yang spesifik, ak bisa bantu. Misalnya, “kak, ak tertarik sama sister province dengan hukum investasi. Enakan gimana ya?”  Tapi, kalau tanya “kak, kira2 kalau mau buat judul skripsi ttg hukum investasi itu ttg apa ya?” Ak ga bisa jawab karena terlalu general.
  3. Berhubung pertanyaan kalian ttg skripsi sudah dari tahun 2015 hingga tahun 2018 ak ga kasih respon yaa.. Kalian sdh pasti wisuda dan kalau pun blm lulus kalian sdh dapat bimbingan dari dosping (dosen pembimbing). Jadi, ak layani pertanyaan mulai dari Januari 2019 yaaa… *mohon dimaafkan karena saya ga balas pertanyaan yang di tahun 2019 ke bawah*
  4.  Semua saran saya jangan diterima mentah-mentah yaa.. Ikutin semua arahan dosping kalian. Ingat, kalian mengerjakan skripsi sesuai dengan bimbingan dosping. Saya hanya sebagai teman diskusi saja yang pernah kuliah hukum internasional dan hukum bisnis.
  5. Saya hanya melayani melayani pertanyaan dari blog yaa.

Sekali lagi, thank you banget yaaa adik-adikku.. Tetap semangat ngerjain skripsinya dan semoga lancar dan diberi nilai yang bagus. Aamiin 🙂

 

Cheers,

Dyah