H+8 Hujan Abu Vulkanik Gunung Kelud

Pyuuuhh…Ini hari ke 8 sejak Kamis di minggu kemarin Gunung Kelud meletus dan terhitung Jum’at di minggu kemarin, Gunung Kelud mengeluarkan abunya..
Saya sendiri?Yaa..Saya yang saat ini berdomisili di Yogyakarta, nggak kalah juga kena imbas hujan abu vulkanik.

Rumah dan sekeliling rumah di komplek saya jadi lautan abu dan berwarna putih. Kaget? Jelas iya! Panik? Sedikit! Justru yang saya khawatirkan adalah bukannya abu vulkanik itu sendiri melainkan listrik dan air bersih mati! *crab!Kalau dua hal itu mati*

Bersih-bersih rumah jadi harga mati yang nggak bisa ditawar! Saya berprinsip,lindungilah dulu bagian dalam rumah yang paling tidak minim dari terjangan angin yang cukup heboh *pintu dan jendela ditutup*
Sementara, untuk halaman depan dan halaman belakang, bersih-bersihnya dicicil mau nggak mau dan harus ekstra sabar karena bersentuhan erat dengan udara sepoi-sepoi yang membawa “bingkisan manis’..

Sampai hari ini, angin masih berhembus dengan lembutnya sambil membawa debu berupa abu walau lamat-lamat *lamat-lamat itu halus * Lantai cucian di halaman belakang masih hitam bertanda pasir kalau 30 menit tidak diguyur air bersih.
Semoga, ini nggak berlangsung lama. Kenapa? Persediaan vitamin saya tiris,bok! dan saya butuh tenaga super buat bersih-bersih.

Urusan tulis menulis, jadi prioritas nomor 2 deh. Ya, semoga ada hikmahnya, lengan tangan saya jadi kekar dan kuat ketak-ketik minimal 3 jam nonstop akibat bersih-bersih sendirian,hehehehehe😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s