0

H+8 Hujan Abu Vulkanik Gunung Kelud

Pyuuuhh…Ini hari ke 8 sejak Kamis di minggu kemarin Gunung Kelud meletus dan terhitung Jum’at di minggu kemarin, Gunung Kelud mengeluarkan abunya..
Saya sendiri?Yaa..Saya yang saat ini berdomisili di Yogyakarta, nggak kalah juga kena imbas hujan abu vulkanik.

Rumah dan sekeliling rumah di komplek saya jadi lautan abu dan berwarna putih. Kaget? Jelas iya! Panik? Sedikit! Justru yang saya khawatirkan adalah bukannya abu vulkanik itu sendiri melainkan listrik dan air bersih mati! *crab!Kalau dua hal itu mati*

Bersih-bersih rumah jadi harga mati yang nggak bisa ditawar! Saya berprinsip,lindungilah dulu bagian dalam rumah yang paling tidak minim dari terjangan angin yang cukup heboh *pintu dan jendela ditutup*
Sementara, untuk halaman depan dan halaman belakang, bersih-bersihnya dicicil mau nggak mau dan harus ekstra sabar karena bersentuhan erat dengan udara sepoi-sepoi yang membawa “bingkisan manis’..

Sampai hari ini, angin masih berhembus dengan lembutnya sambil membawa debu berupa abu walau lamat-lamat *lamat-lamat itu halus * Lantai cucian di halaman belakang masih hitam bertanda pasir kalau 30 menit tidak diguyur air bersih.
Semoga, ini nggak berlangsung lama. Kenapa? Persediaan vitamin saya tiris,bok! dan saya butuh tenaga super buat bersih-bersih.

Urusan tulis menulis, jadi prioritas nomor 2 deh. Ya, semoga ada hikmahnya, lengan tangan saya jadi kekar dan kuat ketak-ketik minimal 3 jam nonstop akibat bersih-bersih sendirian,hehehehehe 😀

0

Selamat jalan, Pak dosen…

Hari kemarin tanggal 12 Februari 2013 adalah hari berduka bagi kami, keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Salah satu, pendidik terhebat yang dimiliki oleh Fakultas Hukum telah dipanggil oleh Allah SWT untuk selamanya.

Wall akun media sosial saya,FB, serta time line saya di Twitter pun diisi dengan  banyaknya ucapan duka cita “Innalillahi wainaillaihi roji’un atas meninggalnya Bapak Fajrul Falaakh”..

Saya sendiri awalnya masih belum percaya atas berita itu, sampai saya tanya ke teman saya, dan beliau memang menjawab bahwa pak Fajrul memang adanya telah meninggal dunia (saya memang punya unsur “denial” yang besar kalau ada yang meninggal dan yang saya tahu)

Saya memang tidak mengenal sosok beliau dengan lama. Saya ingat, dulu saat saya masih dibangku kuliah strata I, pernah diajar beliau meski sebentar (hanya beberapa kali tatap muka). Selama mengajar pun, yang saya masih ingat sampai sekarang adalah beliau kerap menggunakan kalimat-kalimat yang memiliki arti tinggi sehingga kemampuan otak saya mencerna kalimat-kalimat beliau itu pol-pol-an, nggak jarang juga, saya nggak ngerti kalimat beliau,tapi supaya tetap ngerti, saya nggak berhenti mencatat supaya nanti saya bisa baca lagi dan pahami lagi dengan lebih dari 3 kali membaca! Tapi itulah,beliau! Beliau bisa mengajarkan saya untuk bisa memahami bahasa yang sulit dan anehnya, saya juga nggak kapok untuk datang kuliah saat beliau mengajar..

Satu lagi yang berkesan buat saya tentang beliau yaitu saya masih ingat bagaimana penampilan beliau, santai, klasik, sederhana, tapi tetap terlihat “berat” dalam arti “pemikir” dan memang nggak salah kalau beliau disebut pakar Hukum Tata Negara. Bahkan meski, saya sudah nggak diajar lagi oleh beliau, ketika saya mendengar nama beliau, ya, otak saya tersambung dengan sosok beliau yang berpenampilan sederhana, santai dan klasik itu serta “pemikir-nya”…

Selamat jalan Pak Fajrul… Semoga  Allah SWT meninggikan tempat Bapak di sisi-Nya, setinggi pengabdian Bapak bagi bangsa dan negara ini.. Aamin aamiin aamiin…

Bunga Duka Cita (foto: Casavina Florist)

Bunga Duka Cita (foto: Casavina Florist)

 

0

Hukum Pajak : Remedial Programme (Ujian Remedial tanggal 29 Januari 2014)

Dear students,

Berdasarkan hasil Ujian Remedial Hukum Pajak yang telah kalian kerjakan pada tanggal 29 Januari 2014, berikut rekapitulasi secara umum perolehan hasil nilai kalian

Presentase nilai lebih besar dari 50 poin : 56,25%

Presentase nilai lebih kecil dari 50 poin : 43,75%

Besar presentase tersebut berdasarkan dari 16 mahasiswa (seluruhnya datang dan mengerjakan ujian) dan keseluruhan poin berjumlah 100 dengan range 0-100

Banyaknya presentase nilai yang lebih kecil dari 50 poin diakibatkan:

1. Jawaban yang berupa analisa yang diminta tidak sesuai dengan permintaan pertanyaan (salah penafsiran)

2. Jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan jumlah pertanyaan (pertanyaan berjumlah 2 dan meminta jawaban berjumlah 2 sedangkan jawaban berjumlah 1)

3. Masih banyaknya jawaban yang dikosongkan padahal sudah diingatkan untuk tidak dikosongkan!

Presentase  nilai tersebut tersebut merupakan HASIL MURNI dari Ujian Remedial (TIDAK TERMASUK kuis dan kartu poin yang kalian laksanakan selama tatap muka kuliah)

BIG 3 mahasiswa yang memperoleh nilai tertinggi dari Ujian Remedial Hukum Pajak (NILAI MURNI), antara lain :

1. Nilai Ujian lebih dari 80 poin (kurang dari 90 poin), diperoleh

DHK 00502

2. Nilai Ujian lebih dari 70 poin (kurang dari 80 poin), diperoleh

DHK 00627

DHK 00484

Bagi mahasiswa yang tidak termasuk BIG 3, semoga poin yang kalian kumpulkan selama kuis dan kartu poin dapat menghasilkan nilai yang kalian inginkan!
Bagi mahasiswa BIG 3 dalam perolehan nilai ujian, saya ucapkan SELAMAT! 😀

Note : NILAI BERSIFAT FINAL DAN TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT!

Salam

Dyah Ayu Ambarwati