Penipuan atas nama Provider! Hati-hati!

Kemarin pagi, saya mendapatkan 2 no hp yang cukup intensif menelpon saya.. Kebetulan tidak saya angkat jadinya missed call.. Dua nomor itu pakai provider yang JKT48 jadi icon-nya..
Karena saya takut ada yang penting *berasal dari pihak yang memang lagi saya tunggu-tunggu dan dulu pernah, saya ngalamin seperti itu, dan ternyata itu teman kuliah saya yang telpon tapi nggak keangkat*, lalu saya inisiatif untuk sms ke 2 nomor tersebut dengan menanyakan ini siapa?

Ternyata,oknum tersebut langsung menelpon saya.. Tapi, hal yang saya nggak suka dari oknum itu.. Pertama, dia mencecar saya bahwa kenapa saya tidak mengangkat teleponnya dan dia ngomongnya cukup kasar (untuk ukuran orang yang belum kenal).. Kedua, ngomongnya berbelit-belit dan suara di belakangnya (backsound saat oknum itu bicara) rameeeenya ruuuuaar biasaa..saya jadi bingung, dia ngomong di kantor atau di pasar atau di tengah kerusuhan ya?

Okee,dia memperkenalkan diri sebagai Edi Kurniawan dan sebagai salah satu staf dari perusahaan dengan nama provider yang saya pakai *saya pakai provider M*ntari* yang menyampaikan saya menang undian *tapi lupa undian apa kalau nggak salah poin plus(?)* bahkan saya ditanyai, “apakah mbak liat tadi malam acaranya?” saya bilang nggak.. *eniwei, saya tidur jam 2 pagi, dan seluruh stasiun tv nasional yang saya liat (Kamis malam) enggak ada yang menyiarkan acara undian itu*..

Trus, dia menyebutkan satu nama lagi yaitu Budi Raharjo dan nomor telepon yang menyatakan bahwa itu nomor telepon pusat dan saya diminta untuk menghubungi nomor itu.. Ketiga, oknum itu memaksa saya *dengan nada cukup tinggi* untuk menelpon nomor yang sudah diberitahu setelah dia memastikan saya mencatat nomor telepon *saya diminta mengulang kembali nomor telepon itu* setelah dia beritahu nomor telepon itu ke saya dan memaksa saya untuk menelponnya *saat itu juga!*.. Saat itupun juga, karena saya kesal, nada menyuruhnya saya untuk segera menghubungi nomor itu nyolot sekali! Saya langsung mengucapkan terima kasih dan menutup teleponnya.. Dan sejak saat saya tutup teleponnya, oknum itu nggak hubungi saya lagi hingga hari ini..

Hahahahahahahaaa…memangnya saya bodoh apa,pak/mas/om/pakde/kakek? Kalaupun saya telpon, saya pasti telepon  customer service provider itu.. Sudah pasti nomornya dan minta tanya apakah benar ada undian berhadiah dan saya salah satu pemenangnya? Masa pemenang undian, awalnya dikasih tau menang terus buntut-buntutnya harus konfirmasi ke orang yang berbeda? Ga nyambung deeh… Yang ada juga,tabungan saya langsung dikuras deh! Minta untuk menyalurkan sejumlah uang.. *Saya jadi ingat, dulu saya pernah jadi saksi mata seorang ibu yang pernah dihipnotis di saat saya dan dia antri di ATM *dia di ATM sebelah ATM yang saya antriin dan ibu itu sudah mentransfer sejumlah uang setelah dia menerima telepon *saat antri ATM itu juga* dan begitu dia sadar *seketika di saat uang itu sudah terkirim*, ibu itu sangat histeris karena dia nggak tau itu nomor rekening siapa dan begitu ditelepon balik oleh ibunya, nomor telepon itu sudah tidak aktif!* iiiih,ngerinya.. Kasihan sekali ibunya..

Balik lagi ke kasus saya, memang saya ceroboh, saya meng-sms- 2 nomor ajaib itu dan menanggapi telepon orang itu.. Tapi, untungnya pikiran saya nggak kosong dan alhamdulillah, saya termasuk orang peka.. Logikanya, kalau saya menang dan mereka itu pejabat dari provider pusat kenapa harus pakai nomor yang jelas-jelas hanya sebagai nomor cantik?Bukan nomor kantor atau sms yang pengirimnya nama provider itu..*saya sering mendapatkan sms dari nama provider itu yang menawarkan berbagai macam program misalnya tarif hemat untuk browsing, telepon, games, dll* Tapi benar-benar pengirimnya I**OSAT! Dan kata teman saya “kalau kamu benar-benar menang, pasti orang itu akan meng-sms kamu bahwa kamu menang secepatnya setelah teleponnya nggak diangkat sama kamu*

Yaaa…yang penting saya selamat dan nggak kehilangan apapun🙂 Bagi yang belum pernah mendapatkan kejadian seperti ini, tetap waspada! Kalau ada pihak yang minta kamu untuk menghubungi siapapun karena kamu inilah itulah *yang kamu pikir ga logis* lebih baik jangan!!!!
Semoga bermanfaat😀😀😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s