0

Tarif Bis Dalam Kota (khusus Kota Yogyakarta)

Agak telat saya nulis tentang tarif bis dalam kota di kota Yogya ini. Tapi, lebih baik terlambat daripada nggak πŸ˜€

Saya adalah penyuka transportasi publik.. Buat saya, kalau ada transportasi umum kenapa nggak dipakai dan dimanfaatkan? Terlebih lagi kalau menawarkan kenyamanan..(sejalan dengan rencana kerja orang Nomor 1 dan nomor 2 DKI Jakarta, bukan?) πŸ˜€ *lulus lah saya jadi warga Jakarta* πŸ˜€

Bicara soal tarif, saya termasuk salah satu pengguna transportasi umum yang cukup merasakan naiknya ongkos bis dalam kota.. Dari jaman saya kuliah S1 dulu (Rp1500) terus naik jadi Rp2000 terus naik lagi Rp2500 dan akhirnya tahun 2013 ini naik lagi..

Saya pribadi, sebenarnya nggak masalah kalau naiknya cukup banyak (Rp500) dibandingkan tarif nggak naik tapi susahnya minta ampun untuk cari angkutan umum.. Tapi, memang harus ada yang dinaikkan kualitasnya yaitu harus lebih mudah ditemukan ketika penumpang cari angkutan karena nggak mungkin minta kualitas yang lain, kaya nggak ada copet atau minta AC..hehehehehehheee! (ngarep!)

Terus, berapa sih tarif bis dalam kota sekarang?(khusus di Provinsi DIY)? Jauh dekat Rp3000.. Ga begitu mahal kalau tempat kerja anda di ujung utara lalu domisili anda di selatan πŸ˜€
Jangan lupa amankan barang bawaan Anda dari si Bapak Copet πŸ˜€

0

Tetap GS, Pak Cip! *Gaul dan Semangat! :D

Kemarin siang, saya mendapat info lisan tentang masa paripurna salah satu pegawai di Fakultas tercinta dan saya berniat untuk datang.. Nama beliau Pak Tjipto Subagyo..
Memang saya baru mengenal beliau saat saya bimbingan tesis.. Beliau adalah staf Hukum Dagang πŸ˜€ Yang saya suka selama beliau menjadi staf dan saat saya bimbingan adalah pintu kantor jurusan selalu terbuka lebar dan lampu dinyalakan. Jadi mahasiswa seperti saya yang kalau terburu-buru kecepatan larinya ngalahin balap lomba sepeda roda tiga nggak bakal kejedot pintu kantor jurusan karena sudah terbuka, terlebih lagi sambil menenteng draft tesis.. Jadi saya tinggal merendahkan kecepatan berlari saya supaya pas masuk ruangan hukum dagang nggak ngos-ngosan kalau terlihat balapan lomba sepeda 17 Agustusan..Selain itu, pintu kantor jurusan terbuka seperti “hujan” untuk saya! Setidaknya ada harapan, saya untuk bimbingan πŸ˜€Β  *saya senang hujaaaan!! *

Enggak banyak yang bisa saya bagi ceritanya tentang sosok beliau.. Saya dan beliau adalah sama-sama menjadi dewan pengawas selama ujian di sekolah vokasi prodi hukum πŸ˜€ *yaah,Dewan Pengawas Ujian kan stratanya paling tinggi di ruangan ujian,bok! Ngalahin DPR deh!*
Dari sinilah (saat jaga ujian), cerita lucu, menggemaskan dan membuat ketawa bersama teman-teman yang lain bermunculan πŸ˜€ Satu hal yang bisa saya dapatkan dari sosok beliau adalah beliau itu HUMORIS!! Dan untuk *maaf seumuran beliau* tipe humornya masih cocok dengan anak-anak muda seperti saya! πŸ˜€ *boleh dong gaya dikit*

Acaranya sangat sederhana (bandingkan dengan acara perpisahan di Jakarta!) Habis solat Jum’at, makan siang dulu dan baru dilanjutkan acara inti.. Ada sambutan, tapi sayangnya saya nggak begitu mengerti karena pakai bahasa Jawa *kromo inggil* (?) Tapi selebihnya, saya mengerti karena sambutan pak Wadek III pakai bahasa Indonesia πŸ˜€

Puncak acara adalah Pak Cip sendiri yang menyampaikan pesan dan kesannya.. Bahkan beliau menyanyi lagu buatannya! Kalimatnya sederhana begitu juga nadanya! Tapi, simplicity always offers beauty!! Dan saat itu, saya yakin, bahwa teman, sahabat, atasan, bahkan newcomer seperti saya, merasa terharu!!!

Akhir acara, Pak Cip beserta istri menerima kenang-kenangan dari keluarga besar FHUGM dan jabat tangan! Saya sendiri berfoto dengan Pak CIp dan (ikut nimbrung) dengan foto bersama dengan teman-teman beliau setelah salaman dengan istri beliau dan beliau! πŸ˜€ *aduuh,PD nya saya!*

Not many words that i could say to him.. Saya hanya bilang “Tetap gaul! Tetap semangat! Main-main ya, Pak ke Vokasi kalau ada waktu! πŸ˜€

0

Kumpul-kumpul.. Saya Kangeeeeeeenn Kaliiaaannn!!! *Sueeer

Hari ini ada undangan nikahan teman kuliah saya saat S2, namanya Zaki.. Waah, harus datang nih! πŸ˜€ Mumpung saya di Jogja dan sekalian temu kangen sama teman-teman kuliah lainnya..
Ternyata benaar!! Saya ketemu sama teman-teman kuliah.. Rasanyaa seperti ada kelas dengan 4 sks.. Senaaaaaaanngg sekalii.. Alhamdulillah πŸ˜€

Pastinya, nggak ketemu 1 tahun bakal banyak cerita dan pasti seru sekaliii…

Untuk abang Ricardo.. Selamat atas promosi barunya sebagai Ketua Seksi Tindak Pidana Khusus di Sumatera Utara πŸ˜€ Salam buat kak Audrey dan istri abang..

Untuk seuuus Dewi Krisna.. Selamat bertugas di tempat kerjanya sekarang πŸ˜€ *hayoo nabung buat beli rumah* dan selamat kerjain tesis!

Untuk dek Maully Novarisya.. Selamat kerjain tesis! ayoooo,cepat lulus!!

Untuk mbak Sylvia Nanda.. Selamat nunggu penempatan dan SK.. Jangan lupa kerjain tesis!! Biar dapat penempatan di Jawa πŸ˜€

Untuk Vega Yurisdiah.. Selamat wisuda bulan Juli nanti.. Semoga sukses! πŸ˜€

Untuk Yusti Mega.. Selamat kerjain tesis!! dan Semoga sehat dan lancar kehamilannya sampai nanti melahirkan.. Amiin πŸ˜€

Untuk Widiani Resi.. Selamat melanjutkan magang dan semoga diterima di Lawfirm yang hebat di Jakarta ya πŸ˜€

Untuk Mawar Muria.. Selamat wisuda bulan Juli! dan semoga nanti menjadi abdi negara yang loyal dan berdedikasi πŸ˜€

Untuk Marceliani Puji Mangesti.. Selamat kerjain tesis!! Jangan galau meski ada 2 pembimbing! They’re such nice lecturers kok.. Guaranteed!! πŸ˜€

Untuk saya.. Selamat berdinas di profesi yang baru!! Profesi yang dapat berlangsung seumur hidup! Harus tetap mau banyak belajar, jangan malu untuk bertanya kalau nggak tahu dan harus open minded!! Ingat, ilmu itu dinamis, trendy, dan kece!! πŸ˜€

Pokoknya semoga “kumpul sempit” di acaranya Zaki yang bulan Juli nanti juga akan wisuda, semakin mengobarkan semangat dan daya juang yang tinggi!! (hahahahahahhaaa…apa to yaa? :D)

Sukses buat kitaaa semua!!!!Β  Kumpul-kumpul buat saya adalah pertemuan dimana bisa berbagi berbagai macam harapan, doa, kesuksesan, dan saling mendukung satu sama lain πŸ˜€

*edisi terharu*

0

Penipuan atas nama Provider! Hati-hati!

Kemarin pagi, saya mendapatkan 2 no hp yang cukup intensif menelpon saya.. Kebetulan tidak saya angkat jadinya missed call.. Dua nomor itu pakai provider yang JKT48 jadi icon-nya..
Karena saya takut ada yang penting *berasal dari pihak yang memang lagi saya tunggu-tunggu dan dulu pernah, saya ngalamin seperti itu, dan ternyata itu teman kuliah saya yang telpon tapi nggak keangkat*, lalu saya inisiatif untuk sms ke 2 nomor tersebut dengan menanyakan ini siapa?

Ternyata,oknum tersebut langsung menelpon saya.. Tapi, hal yang saya nggak suka dari oknum itu.. Pertama, dia mencecar saya bahwa kenapa saya tidak mengangkat teleponnya dan dia ngomongnya cukup kasar (untuk ukuran orang yang belum kenal).. Kedua, ngomongnya berbelit-belit dan suara di belakangnya (backsound saat oknum itu bicara) rameeeenya ruuuuaar biasaa..saya jadi bingung, dia ngomong di kantor atau di pasar atau di tengah kerusuhan ya?

Okee,dia memperkenalkan diri sebagai Edi Kurniawan dan sebagai salah satu staf dari perusahaan dengan nama provider yang saya pakai *saya pakai provider M*ntari* yang menyampaikan saya menang undian *tapi lupa undian apa kalau nggak salah poin plus(?)* bahkan saya ditanyai, “apakah mbak liat tadi malam acaranya?” saya bilang nggak.. *eniwei, saya tidur jam 2 pagi, dan seluruh stasiun tv nasional yang saya liat (Kamis malam) enggak ada yang menyiarkan acara undian itu*..

Trus, dia menyebutkan satu nama lagi yaitu Budi Raharjo dan nomor telepon yang menyatakan bahwa itu nomor telepon pusat dan saya diminta untuk menghubungi nomor itu.. Ketiga, oknum itu memaksa saya *dengan nada cukup tinggi* untuk menelpon nomor yang sudah diberitahu setelah dia memastikan saya mencatat nomor telepon *saya diminta mengulang kembali nomor telepon itu* setelah dia beritahu nomor telepon itu ke saya dan memaksa saya untuk menelponnya *saat itu juga!*.. Saat itupun juga, karena saya kesal, nada menyuruhnya saya untuk segera menghubungi nomor itu nyolot sekali! Saya langsung mengucapkan terima kasih dan menutup teleponnya.. Dan sejak saat saya tutup teleponnya, oknum itu nggak hubungi saya lagi hingga hari ini..

Hahahahahahahaaa…memangnya saya bodoh apa,pak/mas/om/pakde/kakek? Kalaupun saya telpon, saya pasti teleponΒ  customer service provider itu.. Sudah pasti nomornya dan minta tanya apakah benar ada undian berhadiah dan saya salah satu pemenangnya? Masa pemenang undian, awalnya dikasih tau menang terus buntut-buntutnya harus konfirmasi ke orang yang berbeda? Ga nyambung deeh… Yang ada juga,tabungan saya langsung dikuras deh! Minta untuk menyalurkan sejumlah uang.. *Saya jadi ingat, dulu saya pernah jadi saksi mata seorang ibu yang pernah dihipnotis di saat saya dan dia antri di ATM *dia di ATM sebelah ATM yang saya antriin dan ibu itu sudah mentransfer sejumlah uang setelah dia menerima telepon *saat antri ATM itu juga* dan begitu dia sadar *seketika di saat uang itu sudah terkirim*, ibu itu sangat histeris karena dia nggak tau itu nomor rekening siapa dan begitu ditelepon balik oleh ibunya, nomor telepon itu sudah tidak aktif!* iiiih,ngerinya.. Kasihan sekali ibunya..

Balik lagi ke kasus saya, memang saya ceroboh, saya meng-sms- 2 nomor ajaib itu dan menanggapi telepon orang itu.. Tapi, untungnya pikiran saya nggak kosong dan alhamdulillah, saya termasuk orang peka.. Logikanya, kalau saya menang dan mereka itu pejabat dari provider pusat kenapa harus pakai nomor yang jelas-jelas hanya sebagai nomor cantik?Bukan nomor kantor atau sms yang pengirimnya nama provider itu..*saya sering mendapatkan sms dari nama provider itu yang menawarkan berbagai macam program misalnya tarif hemat untuk browsing, telepon, games, dll* Tapi benar-benar pengirimnya I**OSAT! Dan kata teman saya “kalau kamu benar-benar menang, pasti orang itu akan meng-sms kamu bahwa kamu menang secepatnya setelah teleponnya nggak diangkat sama kamu*

Yaaa…yang penting saya selamat dan nggak kehilangan apapun πŸ™‚ Bagi yang belum pernah mendapatkan kejadian seperti ini, tetap waspada! Kalau ada pihak yang minta kamu untuk menghubungi siapapun karena kamu inilah itulah *yang kamu pikir ga logis* lebih baik jangan!!!!
Semoga bermanfaat πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

0

Kue Bolu Kukus, saya suka!

Saya suka dengan kue bolu kukus.. Kalau ada kue-kue yang lain tapi kalau ada kue bolu kukus, pasti saya ambil kue bolu kukusnya!! hehehehe.. Saya bahkan bisa habis 2-3 kue bolu kukus dalam waktu sejam,lho!
Tapi, ga semua kue bolu kukus itu enak! Ada yang sedikit pahit, ada yang keras dan padat, dan ada yang empuk mengembang dan halus.. Kue bolu kukus yang saya kasihani adalah sudah keras dan padat terus nempel ke gigi kalau dikunyah.. Bete! 😦
Jadi kasihan sama si bolu kukus nya.. Alhasil, ya didoyan-doyanin makan deh..

Tapi, ada satu kejadian lucu meski saya jadi ngerasa bersalah.. Dulu, saat saya kuliah dan sibuk cari dana untuk buat acara *karena saya ikut ekskul* saya jualan bolu kukus.. Saya pilih yang warnanya cokelat putih, pink putih, dan hijau putih.. Saya jualannya di SD *mengingat anak SD sukanya sama warna yang menarik dan gonjreng-gonjreng*.. Terus, ada yang beli.. Anak perempuan kecil masih pakai seragam SD..
A (anak) : Mbak, mau bolu kukusnya
S (saya) : Boleh, mau yang mana?
A : Yang warna pink, rasa stroberi.. (jeda) rasa stroberi kan,mbak?
S : Hmmmh, iyaa (saya jawab pelan sekali)..
Saya hanya menahan tawa dan memberikan kue bolu kukus itu ke anak itu.. Terus anak kecilnya itu senang deh dapat kue bolu kukus setelah bayar..hehehehehehee..

Setelah, anak kecil itu pergi menjauh sambil mam kue bolu kukusnya, saya terus batin (bicara dalam hati) “Maaf ya,dek, saya bohong.. Tapi bener kok, rasa kue bolu kukus itu kan manis seperti stroberi.. Ga asem kaya jeruk atau nanas” Yang penting anak itu nggak nangis setelah mam kue bolu kukusnya karena rasanya hanya manis, bukan rasa stroberi, sementara kue bolu kukusnya sudah habis dan minta uangnya kembali..Hehehehehehee… *jahatnya saya saat itu!

0

Undangan Nikahan

Tadi pagi, teman saya mengantarkan undangan nikah temen saya (temen kami berdua, tepatnya!) Well,ini undangan nikahan untuk yang kesekiaan kalinya dari teman-teman saya.. Heehehehhee.. Dan saya cukup beruntung hanya mendapatkan undangan yang bisa dihitung jumlahnya.. Hehehehehee…

Undangannya cukup membuat saya agak sedikit syook.. Karena warnanya SHOCKING PINK!! Oh em jiiii….What a light colour!! Ditambah lagi, teman saya yang akan nikah itu cowo!! πŸ˜€ πŸ˜€ Mungkin ini pilihan calon istrinya..Hehehehehehe.. Tapi,nggak masalah lah.. Yang penting niat untuk mengundangnya terlihat πŸ˜€

Acaranya sendiri di Auditorium salah satu PTS di Yogyakarta. Yaah,memang di kota yang tidak besar seperti Yogyakarta, ini ada beberapa kampus yang memiliki auditorium atau balai pertemuan yang bisa disulap sebagai tempat nikahan *baik akad maupun resepsi* Beda yaa seperti di Jakarta that provides many supportive buildings.. Dan justru inilah yang saya suka.. Saya bisa merasa suasana yang beda karena tempatnya pun beda dengan hotel-hotel.. Hehehehehe.. Kapan lagi bisa datang ke resepsi teman yang tempatnya balai pertemuan di museum, auditorium di kampus, atau Graha yang terkenal denganΒ  katering dan tempat penginapannya (bingung kan? :D)? Hanya di acara teman-teman saya di Yogya saja yang bisa πŸ˜€

Happy wedding to my friend.. Wishing your family will always be blessed by God πŸ˜€

0

Gempa (Imbasan)

Tadi malam sekitar jam 12 kurang, saya ngerasain gempa imbasan (again)!! Agak lama lho.. Sampai saya benar-benar yakin itu gempa bukan kepala saya yang sempoyongan.. Hahahahaaa!! Saya termasuk orang yang peka (alhamdulillah) untuk urusan yang berkaitan dengan kegiatan bumi..

Begitu, saya sadar bahwa itu beneran gempa, saya langsung teriak “GEMMMPAAAAA!!!” Dan lari keluar kamar, bangunkan ayah saya, dan ayah saya juga ngerasa bahwa itu gempa.. Seketika, beliau nyalakan lampu dan YEEESSSS!! Lampu gantung ruang tamu sedang bergoyang dengan cantiknya seperti kora-kora di wahana bermain dan mampu membuat saya merinding saat itu juga..

Gak lama, setelah saya merasa bahwa agak mendingan, well, saya buka akun saya di salah satu soc-med dan teman saya beri kabar kalau Tasikmalaya kena gempa 6,5SR 😦 Woooowww,that’s too bad!! 😦
Saya memang masih trauma kecil *hingga saat ini* dengan adanya gempa! Sejak gempa di kota ini, tahun 2006, saya jadi merinding dan deg-degan yang cukup hebat!! Bersyukur saya nggak tinggal dan menetap di negara atau kota yang penduduknya lebih sering merasakan goyangan bumi..

Semoga, gempa tadi malam nggak menimbulkan keburukan yang parah!