2

Saya dan Putri dari Penguasa Mongolia ada kemiripannya lho

Ada yang pernah dengar nama Putri Go Chin? Kalau belum ada yang dengar, sama dong ya sama saya..
Putri Go Chin ini salah satu karakter di film China yaitu Pendekar Pemanah Rajawali.. Tapi, ini film yang bukan diaktori Andy Lauw ya alias Yo Ko melainkan aktor utamanya ini Kwee Cheng (film ini karena terkenal sampai dibuat banyak versi)..
Sedikit profil, Putri Go Chin ini anak kandung Jengis Khan (pemimpin Mongolia) yang kemudian jatuh cinta pada Kwee Cheng
Kata ayah saya, putri Go Chin ini lincah sekali.. Perangainya pemberani, suka ngebut kalau berkuda *eh*, tomboi, dan suka memakai topi khas kerajaan Mongol..

Begitu saya diberitahu sama ayah saya, lho kok sifat saya sedikit banyak mirip ya sama kaya putri Go Chin.. Pemberani (ga takut kalau sendirian), tomboi (koleksi rok hanya untuk ospek, sidang penceplokan, dan wisuda), suka ngebut *tapi naik sepeda ya bukan naik kuda* dan saya juga memakai penutup kepala *kerudung* 😀 😀

Kalian tahu kenapa sifat saya mirip kaya putri Go Chin? Kata ayah saya, selama ibu saya hamil saya, ibu saya suka sekali lihat film Pendekar Pemanah Rajawali dan takjub sampai-sampai mengidolakan Putri Go Chin.. Dan percaya ga percaya, ternyata film yang selama dilihat oleh ibu hamil itu berpengaruh pada janin lho.. Makanya ga heraan deeeh.. Sifat saya yang suka jumpalitan dari kecil dan membuat orang lain stress *terutama ayah ibu saya* mungkin sedikit banyak disumbang dari Putri Go Chin 😀 😀 😀
Note : saat saya umur 2 tahun, saya pernah naik tangga ke lantai dua dan sampai di puncak tangga saya teriak-teriak manggil ibu saya.. dan begitu liat ibu saya,saya malah dadah dadah.. Giliran ibu saya yang histeris ketakutan liat bayi kecilnya nakal minta ampun dan akhirnya saya dijemput ibu saya karena saya nggak berani turun tangga.. 😀 😀 😀

Satu lagi, percaya ga percaya dari sekolah hingga sekarang teman dekaaaat saya itu pasti ada darah keturunan bangsa Oriental! Hebat kan? Keren kan? Bahkan saya jauh jauh lebih nyaman lho untuk berteman, bercerita, dan berdiskusi..

0

Cari Tahu tentang UDRP, Yukss!

Ini salah satu jawaban saya atas kegundahan selama baca peraturan hukum nasional tentang elektronik-elektronik dan dikaitkan dengan HAKI.. Well, saya memang belum baca seluruhnya sih.. Tapi, as soon as possible, i will!! Bukan apa-apa ya, saya lagi kehilangan satu bendel besar berisi peraturan hukum tentang HAKI (hak cipta, merek, paten, rahasia dagang, desain tata letak sirkuit terpadu, desain industri, dan pemuliaan varietas tanaman) jadinya saya belum bisa men-jembreng-kan (bahasa pribadi saya untuk membandingkan dan ada kebiasaan tertentu yang bikin orang lain bakal komentar “BUSEETT! GA PUSING ITU!” kalau liat kelakuan saya 😀 😀

Ada 1 ketentuan yang berlaku yang tercantum dalam UDRP bahwa si penggugat harus dapat membuktikan 3 poin (pembuktian terbalik) kepada Panel bahwa pemegang nama domain telah melakukan pelanggaran.. Setidaknya itulah yang bisa saya jadikan pegangan bahwa menurut saya, apapun jenis HAKI apabila sudah dimasukkan ke media elektronik dapat saja diterapkan ketentuan-ketentuan tersebut. Tentunya, ketentuan-ketentuan tersebut berlaku bagi kondisi internasional.. Lalu bagaimanakah dengan kondisi di nasional?

Kalau saya pribadi jawabannya tergantung dilihat dari segi mana 😀 😀